UJIAN DARI PENYAKIT bagian 2
Pahala orang yang
sakit
Dalam riwayat lain, Rasulullah saw bersabda : “ketika seorang
mukmin jatuh sakit, Allah ta’ala mengutus empat malaikat sebelumnya. Allah
menyuruh malaikat salah satu di antaranya untuk mengambil kekuatan orang itu.
Malaikat mengambil kekuatan hamba mukmin sehingga ia menjadi lemah. Allah
memerintahkan malaikat kedua agar mengambil rasa lezat makanan dari orang itu.
Allah memerintahkan malaikat ketiga agar mengambil nur dari wajahnya sehingga
si hamba wajahnya menjadi pucat. Dan Allah memerintahkan malaikat ke-empat agar
mengambil dosa-dosa hamba tersebut hingga bersih.
Ketika Allah berkehendak mengembalikan kesehatan si hamba,
maka Allah memerintahkan malaikat yang telah mengambil kekuatannya agar
dikembalikan. Dan Allah memerintahkan malaikat yang telah mengambil rasa lezat
makanan dari mulutnya agar dikembalikan. Dan Allah juga memerintahkan malaikat
yang telah mengambil nur wajahnya agar dikembalikan. Tetapi Allah tidak
memerintahkan malaikat yang telah mengambil dosa-dosa si hamba itu agar
dikembalikan, sehingga malaikat ini bersujud. “Ya Allah, kami adalah empat
malaikat yang melaksanakan perintah-perintah-Mu. Engkau telah memerintahkan
agar kami mengembalikan apa-apa yang telah kami ambil, tapi mengapa Engkau
tidak memerintahkan kepadaku agar mengembalikan apa yang telah aku ambil
darinya (dosa-dosa)?”
Allah berfirman,”tidaklah pantas bagi kemuliaan-Ku, jika Aku
memerintahkan agar engaku mengembalikan dosa-dosa hamba-Ku setelah Aku
memayahkannya dengan sakit,”
Malaikat berkata, “Ya Allah, lalu apa yang harus aku lakukan
dengan dosa-dosa itu?”
Allah berfirman, “bawalah pergi dan buanglah ke laut.”
Kemudian malaikat itu pergi dan membuang dosa-dosa hamba
tersebut ke laut.
Maka jika si hamba yang sakit ini meninggal, ia meninggal
dalam keadaan bersih dari dosa.
Rasulullah saw bersabda: “Sakit panas sehari semalam dapat
menghapus dosa setahun.”

Komentar
Posting Komentar